Saturday, September 26, 2009

Plus Minus Bisnis Sampingan

Bisnis sampingan. Apakah Anda merasa istilah tersebut mempunyai konotasi seperti istilah 'pacar sampingan'? Ada nuansa selingkuh di dalamnya. Bisa begitu, bisa juga tidak. Tergantung bagaimana Anda menjalankan bisnis ini. Coba kita lihat plus minus bisnis sampingan yang Anda geluti.

Namanya juga sampingan, maka bisnis sampingan tentu tidak boleh mengganggu bisnis atau pekerjaan utama Anda. Tetapi sebelum membahas lebih jauh tentang plus minus bisnis sampingan, sebaiknya Anda bertanya dulu pada diri Anda sendiri. Kenapa Anda memerlukan bisnis sampingan?

Kebutuhan manusia cenderung tidak terbatas sementara penghasilan cenderung terbatas. Jika Anda menjalani bisnis sampingan karena alasan ingin menambah penghasilan, itu sangat tepat. Bukankah penghasilan Anda sudah berlebih? Mengapa Anda memerlukan bisnis sampingan? Alasan utama adalah mengukur produktivitas Anda. Mungkin Anda sangat beruntung karena bisnis atau pekerjaan Anda telah menghasilkan pendapatan yang berlimpah. Tetapi jika Anda masih mempunyai peluang untuk menjalankan sebuah bisnis sampingan dan meningkatkan pendapatan Anda, apakah Anda akan menolak? Anda mungkin menolak karena pendapatan Anda telah berlimpah ruah. Untuk apa lagi menjalankan bisnis sampingan? Tetapi jika Anda berpikir sedikit saja keluar dari konteks diri Anda, kelebihan Anda bisa untuk menolong orang lain. Seberapapun berlimpahnya pendapatan Anda, jika Anda tergerak untuk menolong orang lain, tidak akan pernah cukup. Kenapa? Banyak sekali orang membutuhkan uluran tangan Anda. Semakin tinggi produktivitas Anda akan semakin banyak orang yang bisa Anda bantu. Lho... mengapa harus membantu orang lain..?!! Karena itu tugas Anda sebagai umat Allah. Allah sudah dengan murahnya memberikah kelimpahan rezeki kepada Anda, giliran Anda menjadi alat Allah untuk mendistribusikan kemurahan-Nya kepada umat-Nya yang lain. Jadi, tidak ada alasan bagi Anda untuk berhenti meningkatkan produktivitas Anda sejauh mungkin.

Sekali lagi, namanya saja bisnis sampingan, jangan sampai merecoki pekerjaan atau bisnis utama Anda. Pilihlah bisnis sampingan yang sifatnya fleksibel dengan resiko kerugian sangat minim. Bila perlu resiko kerugian nol. Jika Anda berbisnis dengan menjual sesuatu, pilihlah yang transaksinya mudah dan produknya dibutuhkan orang. Bisa direct selling maupun multilevel marketing.

Sebenarnya dalam tulisan ini saya ingin membahas plus minus bisnis sampingan, tetapi kok tidak ada minusnya ya? Sejauh bisa berjalan sejalan dengan bisnis atau pekerjaan utama Anda, bisnis sampingan hanya punya nilai plus plus plus saja... tidak ada minusnya... Bagaimana agar tidak mengganggu pekerjaan utama Anda? Pilihlah bisnis sampingan yang fleksibel dan tidak mengandung resiko kerugian.
Memangnya ada bisnis seperti itu? Ada. Salah satu contohnya coba KLIK DI SINI.

0 comments:

Post a Comment